Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengukuhkan Duta Pencerah Umsida 2026. Dalam rangkaian pemilihan tersebut, Devi Sheila Putri, mahasiswa Program Studi Manajemen semester 7, terpilih sebagai Duta Pencerah Terfavorit.

Bagi Devi, predikat tersebut menjadi pengalaman yang membahagiakan setelah melalui rangkaian proses seleksi dan tugas yang diberikan kepada para peserta.

Lihat juga: Duta Pencerah Umsida Gen 2, Siapkan Mahasiswa Jadi Wajah Kampus

“Senang, bangga, bahagia,” ujar Devi saat menceritakan perasaannya setelah terpilih sebagai Duta Pencerah Terfavorit.

Sebelum memperoleh predikat terfavorit, Devi mengikuti rangkaian seleksi dan terpilih sebagai peringkat pertama.

Setelah itu, peserta mendapatkan tugas membuat video pengenalan kampus yang menjadi bagian dari proses pemilihan.

Setelah terpilih sebagai Duta Pencerah Terfavorit, Devi ingin membawa pengalaman dan minat yang dimilikinya untuk memberikan pengaruh positif kepada mahasiswa Umsida.

Salah satu bidang yang ingin ia kenalkan adalah investasi.

Menurut Devi, pemahaman mengenai investasi masih perlu diperluas di kalangan mahasiswa.

Ketertarikan tersebut juga berasal dari pengalaman pribadinya yang telah menjalani aktivitas di pasar saham, baik sebagai trader maupun investor.

Menjadi Duta Pencerah, Lebih Perhatikan Personal Branding

duta pencerah 2026 2

Menjadi representasi kampus menjadi pengalaman baru bagi Devi.

Ia mengaku belum pernah mengikuti kegiatan serupa sebelumnya.

Predikatnya ini membuat Devi lebih memperhatikan bagaimana dirinya tampil dan berkomunikasi di media sosial.

“Tentang share ke sosmed harus dibatasi. Karena harus jaga image juga. Lebih bijak juga,” katanya.

Selain menjaga aktivitas di media sosial, menurutnya, pengalaman menjadi Duta Pencerah juga berkaitan dengan pengembangan personal branding dan relasi.

“Karena saya satu, menguatkan personal branding. Dan yang kedua, ingin menjalin relasi,” ujarnya.

Pengalamannya di dunia bisnis juga membuat Devi terbiasa berhadapan dengan banyak orang dan mengambil keputusan.

Duta Pencerah Harus Cerah dan Mencerahkan

duta pencerah 2026 2

Rektor Umsida, Dr Hidayatulloh MSi, mengarahkan agar e=mereka mementingkan untuk menjadikan diri sebagai bagian dari pencerahan.

“Kampus kita ini kampus pencerahan. Pastikan kita ini menjadi bagian dari pencerah,” pesan Hidayatulloh.

Ia juga mengingatkan bahwa predikat Duta Pencerah tidak hanya berkaitan dengan status, tetapi juga bagaimana mahasiswa membawa sikap dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita ingin menjadi pencerah, pastikan diri kita ini cerah terlebih dahulu. Maka menjadi mahasiswa Umsida tidak boleh kelihatan murung, tidak boleh kelihatan redup, tetapi harus memperlihatkan performa yang cerah dan mencerahkan,” tuturnya.

Selain itu, Rektor mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nilai-nilai Islam, kemanusiaan, dan universalitas yang menjadi bagian dari lingkungan pendidikan di Umsida.

“Berbagai hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai itu harus ditinggalkan,” ujarnya.

Ajak Lawan Derasnya Arus LGBT

Menurutnya, saat ini sangat banyak pengaruh negatif yang mungkin akan bersinggungan.

Sebagai contoh, ia melihat gerakan LGBT luar biasa yang di Indonesia sudah mulai ada gejalanya.

“Tapi saya dan kita semua harus memastikan di Umsida terbebas dari segala macam bentuk aliran yang menyimpang, termasuk LGBT, tidak boleh masuk di kampus kita tercinta ini,” tegasnya.

Lihat juga: Galakkan Gerakan Green Campus, Umsida Ajak Maba Peduli Lingkungan

Ia menekankan hal ini lantara para mahasiswa baru ini akan berproses 4 tahun ke depan.

Menurutnya, gerakan LGBT, pikiran pikiran kiri, semakin hari semakin terasa, termasuk di Indonesia.

“Maka kami mohon dengan sangat, satu sama lain harus bisa menjaga nama baik almamater kita, nama baik diri kita, dan nama baik keluarga kita. Selamat dan sukses,” tutupnya.(Dhona)

Sumber Informasi & Rujukan UMSIDA
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:
Topik Terkait: #Muhammadiyah#Pendidikan Tinggi

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...