Yogyakarta, Suara 'Aisyiyah – Sebanyak 24 siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta berhasil mengikuti Wisuda Tahfiz pada Sabtu (3/10/26) di Halaman Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. 

Prosesi Wisuda dihadiri oleh seluruh civitas Madrasah Mu’allimaat dan orang tua dari wisudawati.

Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Unik Rasyidah menyampaikan bahwa prosesi Wisuda Tahfiz merupakan bentuk apresiasi madrasah kepada para siswi yang telah berjuang dengan sungguh-sungguh dalam menghafal dan menjaga Al-Quran.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada orang tua yang senantiasa memberikan dukungan dan motivasi kepada putri-putrinya.

Menurutnya, proses menghafal Al-Quran bukanlah sesuatu yang mudah. Lebih dari sekadar pencapaian jumlah hafalan, terdapat nilai-nilai penting yang dapat dipelajari dari proses tersebut.

“Banyak hal yang dapat menjadi pelajaran selama proses ini. Kerja keras dalam menghafal Al-Quran bukanlah hal yang mudah. Yang akan dinilai oleh Allah bukan seberapa cepat atau seberapa banyak hafalan kita, tetapi ketekunan dan kesungguhan dalam menjalaninya,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa ketekunan, kerja keras, dan kesungguhan merupakan nilai penting yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, tidak hanya dalam proses menghafal Al-Quran.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus melekat dan menjadi bekal bagi para siswi dalam menjalani kehidupan.

“Ketiga hal ini dapat diterapkan dalam hal apa pun, tidak hanya dalam menghafal Al-Quran. Al-Quran menjadi fondasi dalam setiap kehidupan dan akan mendampingi kita hingga akhir hayat,” lanjutnya.

Sementara itu, Ridwan Furqoni, sebagai perwakilan BPH Mu’allimin-Mu’allimaat juga menyampaikan apresiasi. Ia menyebut para siswi yang menghafal Al-Quran sebagai bagian dari penjaga Al-Quran.

“Putri-putri kita yang menghafal Al-Quran ini adalah penjaga-penjaga Al-Quran. Saya atas nama BPH sangat mengapresiasi program ini,” ungkap Ridwan.

Ia berharap program tahfiz dapat terus berkembang sehingga semakin banyak, bahkan seluruh santri Madrasah Mu’allimaat, memiliki kesempatan untuk menghafal Al-Quran. 

Ucapan selamat juga disampaikan kepada orang tua siswi dan Madrasah Mu’allimaat.  

Berikut 24 siswi yang telah diwisuda.

  1. Humayraa Khairunnisa (5 juz)
  2. Tsabitha Zharifa Irawan (5 juz)
  3. Aisyah Afiqah Eka Fadhilah (5 juz)
  4. Hayfa Luthfiya Pasa (5 juz)
  5. Lubna Mahira Tsabita (5 juz)
  6. Azzahra Syifa Putri Deswitriani (5 juz)
  7. Bulan Flotilla Lexandra (5 juz)
  8. Erliesti Nian Kalila (5 juz)
  9. Isna Shafiyyah (5 juz)
  10. Salma Ilmawan (5 juz)
  11. Almira Berliana Ferryanto (5 juz)
  12. Aisyah Hafizhah Fashiha (5 juz)
  13. Azwa Rizqina Ziyan Sabia (5 juz)
  14. Rahmadina Kanya Laksita (5 juz)
  15. Aisy Rahma Kamila (5 juz)
  16. Putri Nadhira Nurul Khusna (5 juz)
  17. Qanitallillahi Hanifa (5 juz)
  18. Rahma Aqila Imtaza (5 juz)
  19. Mayla Ghaida Zakiyya (5 juz)
  20. Nikeisha Syahmi Afiya (5 juz)
  21. Kharida Mazaya Sashikirana (5 juz)
  22. Raisya Azky Rahmadillah (10 juz)
  23. Maryam Zahirah (10 juz)
  24. Asyifa Khoirun Najwa (10 juz)
Sumber Informasi & Rujukan suara aisyiyah
Kunjungi Sumber Asli
Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...